Pengaruh Sikap Keuangan Dan Persepsi Kemudahan Fintech Lending Syariah Terhadap Perilaku Manajemen Utang Konsumtif
Keywords:
Sharia Microfinance Institutions (SMFIs), Financial Education Program, Financial Services Authority (OJK), Financial Inclusion, Rural Communities.Abstract
This study is motivated by the rapid growth of Sharia fintech lending services in Indonesia, which intersects directly with the risk of consumptive debt management behavior amid a significant disparity between national financial inclusion (80.51%) and Sharia financial literacy (43.42%) based on the 2024/2025 SNLIK data. This study aims to examine and analyze the direct and simultaneous effects of Financial Attitude and the Perceived Ease of Use of Sharia Fintech Lending on Consumptive Debt Management Behavior. A quantitative approach with an explanatory research design was employed, utilizing Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (SEM-PLS) via SmartPLS software based on SNLIK microdata. The findings reveal that Financial Attitude exerts a positive and significant effect on Consumptive Debt Management Behavior (beta = 0.515$; t = 6.143; p = 0.000). Similarly, Perceived Ease of Use of Sharia Fintech Lending has a positive and significant effect on Consumptive Debt Management Behavior ($\beta = 0.436; t = 5.143; $p = 0.000). Simultaneously, these two independent variables substantially account for 82.5% of the variance in consumptive debt management behavior (R2 = 0.825). The study concludes that the seamless access offered by Sharia financial technology must be counterbalanced by sound financial attitudes and robust literacy to prevent digital financing from escalating into reckless consumptive debt traps.
References
Amili, H. (2026). Pertanggungjawaban hukum phishing berbasis ai dalam transaksi digital. Jurnal Justice Idea, 01(2), 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.32814/jji.v1i2.14
Annisa Afra Fortuna. (2026). Determinan perilaku gagal bayar: model literasi keuangan, niat, dan sifat personal. Akuntansi Bisnis & Manajemen, 33(1). https://doi.org/https://doi.org/10.35606/jabm.v33i1.1706
Annisa Paramaswary Aslam. (2025). Pemberdayaan keuangan masyarakat pedesaan melalui literasi finansial studi program di kabupaten jeneponto. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 22(2), 206–215. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/sarwahita.222.8
Bilkhisti, A. (2025). Kemudahan, keamanan, dan pengalaman pengguna: faktor penentu minat konsumen dalam menggunakan e-wallet. Journal of Economic and Business Advancement, 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.65310/taz60582
Fauzan, A. (2025). Inklusi keuangan syariah sebagai instrumen pembangunan ekonomi inklusif. Economics Note, 1(2), 68–74. https://doi.org/https://doi.org/10.70716/econote.v1i2.96
Hasanah, N. (2024). Optimalisasi regulasi perbankan syariah oleh bank indonesia dan otoritas jasa keuangan dalam akselerasi transformasi digital. Jurnal Manajemen Terapan Dan Keuangan, 13(03), 709–723. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jmk.v13i03.36621
Kurniawan. (2025). Analisis dampak lembaga keuangan mikro syariah terhadap pencapaian sdgs: studi kasus bmt imada kuningan. Postgraduated Journal of Islamic Economics, Finances and Accounting Studies, 4(1), 49–70. https://doi.org/https://doi.org/10.30993/irtiqo.v4i1.474
Laila, F. A. N. (2026). Model pendampingan digital marketing umkm berbasis resource- based. Simposium Manajemen Dan Bisnis, 5(5), 781–791. https://doi.org/https://doi.org/10.29407/hbtmp904
Makki, M. (2025). Integrasi fintech dan perbankan syariah: membangun ekosistem keuangan digital yang berkelanjutan. Journal of Economic and Islamic Research, 3(2), 495–513. https://doi.org/https://doi.org/10.62730/journalofeconomicandislamicresearch.v3i2.215
Mardikaningsih, R. (2026). Intensi penggunaan kembali pinjaman online: tinjauan atas kemudahan aksesibilitas, pengalaman penggunaan, dan kelompok acuan. Jurnal Administrasi Dan Manajemen, 16(1). https://doi.org/https://doi.org/10.52643/jam.v16i1.8468
Nurjannah. (2024). Literasi keuangan dan sikap keuangan dalam membentuk financial behavior. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 2(5). https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jiem.v2i5.1625
Rahmadani, A. (2025). Dari kemudahan ke kepuasan: peran perceived enjoyment dalam mendorong impulse buying pada pengguna aplikasi shopee. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 7(3), 3–8. https://doi.org/https://doi.org/10.37034/infeb.v7i3.1230
Rahmah, S. M. (2026). Strategi digital marketing bank syariah indonesia dan implikasinya terhadap inklusi keuangan syariah. Jurnal Ekonomi Islam, 12(1), 107–122. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30821/se.v1i1.29605
Ramadhani, S. (2025). Rekonseptualisasi peran intermediasi perbankan syariah dalam pemberdayaan ekonomi umat: tinjauan sistematis pendekatan pembiayaan mikro di indonesia. Inovasi Penelitian, Karya Ilmiah, Dan Pengembangan, 3(3), 106–144. https://doi.org/https://doi.org/10.35905/sipakainge.v3i3.14161
Repormantika, R. W. (2025). Studi literatur tentang peran transformasi digital bank syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di indonesia. Journal of Syariah Economic and Halal Tourism, 4(2), 17–28. https://doi.org/https://doi.org/10.70371/jseht.v4i2.278
Riri, A. (2026). Pengaruh persepsi kemudahan dan risiko terhadap minat menggunakan financial technology (fintech) dana pada masyarakat di kota bengkulu. Journal of Multidisciplinary Research, 2(2), 121–132. https://doi.org/https://doi.org/10.70963/jmr.v2i2.460
Saida, U. (2024). Modal sosial: apakah penting dalam penyelesaian pinjaman di lembaga keuangan mikro syariah? Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(01), 843–854. https://doi.org/https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.11863
Sari, M. N. V. (2026). Mengenal perilaku konsumen irasional melalui akuntansi keperilakuan dalam perspektif ekonomi islam. Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang, 8, 118–134. https://doi.org/https://doi.org/10.51339/iqtis.v8i1.5095
Sari, Z. P. (2024). Analisis peran fintech dalam mendorong inovasi keuangan modern: studi kasus pada ovo di indonesia pada tahun 2024. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.60036/jbm.v5i1.400
Setyawan, A. A. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kemandirian ekonomi lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 1494–1503. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1769
Sholichah, H. (2025). Systematic literature review : pemberdayaan masyarakat inklusif untuk mewujudkan keadilan sosial. Jurnal Sosial Ekonomi Dan Humaniora, 11(November 2024), 27–40. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jseh.v11i1.664
Sihombing, E. S. (2026). Literasi keuangan bagi ibu rumah tangga di desa cikembang: upaya terhindar dari jebakan bank keliling. Jurnal Pengabdian Tri Bhakti, 8(1), 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.70825/jptb.v8i1.2394
Wahyuningrum, S. W. (2025). Implementasi ekonomi syariah dalam sistem keuangan modern: tantangan, peluang, dan dampaknya di era digital. Jurnal Perbankan Syariah Dan Ekonomi Syariah, 07(03), 130–149. https://doi.org/https://doi.org/10.59636/saujana.v7i3.329




